Tempat Wisata Edukatif Jabodetabek (Part 1 – Kota Tua, Jakarta)

4 min


73
84 shares, 73 points
Museum-museum di jabodetabek
Museum di Kota Tua

Pelajarinfo.id – Tempat wisata edukatif atau wisata pendidikan adalah tempat wisata yang menggabungkan unsur wisata dengan pendidikan didalamnya. tempat wisata ini biasanya dikemas sedemikian rupa, bisa dijadikan untuk kegiatan wisata tahunan atau kegiatan ektrakulikuler yang memiliki kualitas dan berbobot.

Ada terdapat banyak tempat wisata edukatif di kawasan Jakarta, salah satunya Kota Tua. Pada tahun 1972, kota Tua yang merupakan tempat bersejarah dan terletak di sebelah barat Jakarta itu dijadikan tempat wisata oleh Ali Sadikin yang saat itu menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta.

Berada di Kota Tua, seolah-olah kita berada di Batavia masa lalu. Terdapat banyak bangunan tua serta museum yang bisa kita kunjungi dan pelajari sejarahnya. Museum yang tersebar di kota tua diantaranya adalah

  1. Museum Sejarah Jakarta (Fatahillah)
    Museum sejarah Jakarta yang lebih dikenal sebagai Museum Fatahillah ini memiliki tiga lantai dengan banyak ruagnan yang menyimpan detail sejarah kota Jakarta. Tak Hanya itu, kamu juga bisa melihat banyak sekali benda bersejarah yang digunakan pada saat Jakarta masih bernama Batavia dan Jayakarta. Di museum ini, pengunjung dapat menemui salah satu raungan yang merupakan replika dari kamar Pangeran Diponegoro. Untuk memasuki museum ini, pengunjung diwajibkan untuk mengganti alas kaki dengan sendal khusus yang telah disediakan.Museum ini buka sejak pukul 08.00 – 17.00 setiap harinya, kecuali hari libur nasional dan hari Senin. Harga tiket masuk ke museum Fatahillah adalah Rp 5.000 untuk orang dewasa, Rp 3.000 untuk mahasiswa, dan Rp 2.000 untuk pelajar dan anak-anak.
  2. Museum Wayang
    Museum ini terletak tidak jauh dari museum sejarah jakarta atau museum Fatahillah. Museum ini menyimpan banyak koleksi wayang dan segalah hal yang berhubungan dengan perwayangan. Bukan hanya wayang dari Indonesia, museum ini juga menyimpan berbagai wayang dari luar negeri. Didekat pintu masuk pengunjuk dapat melihat epasang wayang golek Gatot Kaca dan permaisurinya yang bernama Pergiwa. Kedua wayang ini berasal dari Sunda dan terbuat dari kayu. Ukurannya juga sangat besar, melebihi tinggi manusia.
    Museum ini buka sejak pukul 09.00 – 16.30 setiap harinya, kecuali hari libur nasional dan hari Senin. Harga tiket masuk ke museum Wayang adalah Rp 5.000 untuk orang dewasa, Rp 3.000 untuk mahasiswa, dan Rp 2.000 untuk pelajar dan anak-anak.
  3. Museum Seni Rupa dan Keramik
    Museum ini menyimpan berbagai koleksi lukisan dan juga karya seni berupa keramik yang menawan. Koleksinya didapatkan dari banyak seniman dan dari berbagai aliran. Tak hanya itu, kamu juga bisa mengikuti sesi belajar membuat keramik sendiri dari tanah liat disini. berbagai koleksi di museum seni rupa dan keramik ini sangan beragam. beberapa yang menarik adalah lukisan karya Hendra Gunawan, Raden Saleh, dan Affandi.
    Museum ini buka sejak pukul 08.00 – 17.00 setiap harinya, kecuali hari libur nasional dan hari Senin. Harga tiket masuk ke museum Seni Rupa dan Kramik adalah Rp 5.000 untuk orang dewasa, Rp 3.000 untuk mahasiswa, dan Rp 2.000 untuk pelajar dan anak-anak.
  4. Museum Bank Indonesia Museum Bank Indonesia terletak agak jauh diluar dari Taman Fatahillah. Di museum ini, banyak sekali informasi sejarah perekonomian dan perdagangan Indonesia. Dari sejarah perdagangan rempah-rempah hingga sejarah perbankan Indonesia. Pengunjung bisa menemukan beragam koleksi mata yang disimpan dalam numismatik. Dalam ruangan ini, koleksi dibagi menjadi enam kategori berdasarkan masa uang. Muali dari uang kerajaan Nusantara, uang kolonial, uang awal kemerdekaan RI, uang pemerintah dan Bi, uang token dan uang khusus.
    Museum ini buka sejak pukul 08.00 – 16.00 dihari Sabtu dan Minggu, serta pukul 08.00 – 15.30 dihari Selasa hingga Jumat. Harga tiket masuk ke museum Bank Indonesia adalah Rp 5.000 untuk umum, gratis untuk pelajar dan mahasiswa yang dapat menunjukan kartu pelajar, serta anak dibawah umur tiga tahun. Selain itu juga gratis bagi rombongan besar yang sudah mendaftarkan diri sebelumnya.
  5. Museum Bank Mandiri
    Museum ini terletak disebelah Museim Bank Indonesia. Keduanya terletak di seberang Stasiun Jakarta Kota. Koleksi yang terdapat pada museum ini berkaitan dengan dunia perbankan tempo dulu.
    Selain koleksi soal dunia perbankan, pengunjung juga bisa menemukan prasasti dari kaca bernama Prasasti KCJ Van Aalst. Prasasti ini merupakan pemberian Presiden Direktur ke-sepuluh NHM Batavia, Karel CJ Van Aalst. Prasasti kaca ini terbagi menjadi dua bagian. bagian bawah bercerita soal empat musim Eropa dan lukisan alam Indonesia. Sedangkan bagian atas adalah Cornelis de Houtman saat ekspedisi ke sedang dikelilingi oleh empat kapal yang berlayar ke Nusantara pada tahun 1595.
    Museum ini buka sejak pukul 09.00 – 18.30 dihari Sabtu dan Minggu, serta pukul 09.00 – 15.30 dihari Selasa hingga Jumat. Harga tiket masuk ke museum Bank Mandiri adalah Rp 5.000 untuk umum, gratis untuk pelajar dan mahasiswa yang dapat menunjukan kartu pelajar, serta anak dibawah umur tiga tahun. Selain itu juga gratis bagi rombongan besar yang sudah mendaftarkan diri sebelumnya.
  6. Museum Bahari
    Museum Bahari terletak cukup jauh dari semua museum di komplek kota tua, letaknya lebih kearah utara jakarta. Museum ini menyimpan sekitar 126 koleksi benda-benda sejarah kelautan, dan yang paling utama adalah koleksi perahu niaga yang masih sangat tradisional. Terdapat juga sekitar 19 perahu asli dan 107 miniatur, foto serta biodata laut yang dipajang disini.
    Museum ini buka sejak pukul 09.00 – 15.00 setiap harinya, kecuali hari Senin. Harga tiket masuk ke museum Bahari adalah Rp 2.000 untuk orang dewasa, Rp 1.000 untuk mahasiswa, pelajar, dan anak-anak.
Artikel menarik Lainnya:  Penyesuaian gaya Belajar Untuk Belajar Menjadi Lebih Mudah dan Efektif

Nah pelajar, kota tua cocok nih buat kamu yang mau belajar soal sejarah Jakarta bahkan Indonesia. Karena banyak tempat bersejarah disana. Ohiya, untuk pembayarannya, kini semua museum sudah harus menggunakan kartu JakCard. Jika tidak mempunyai kartu JakCard, kamu bisa membeli langsung di salah satu museum dengan harga Rp 35.000 saja. Kartu ini bisa dipakai oleh banyak orang sekaligus, embuatnya lebih ekonomis.


Like it? Share with your friends!

73
84 shares, 73 points

What's Your Reaction?

hate hate
826
hate
confused confused
354
confused
fail fail
1180
fail
fun fun
1062
fun
geeky geeky
944
geeky
love love
590
love
lol lol
708
lol
omg omg
354
omg
win win
1180
win
Super Admin

Legend

Berbagi dan belajar adalah kecintaan super admin pelajarinfo.id, semoga dengan adanya pelajarinfo.id dapat berguna bagi semua dan bisa mencapai cita-citanya yang terinspirasi dari UUD 1945 yaitu "Mencerdaskan Kehidupan Bangsa"

One Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Choose A Format
Personality quiz
Series of questions that intends to reveal something about the personality
Trivia quiz
Series of questions with right and wrong answers that intends to check knowledge
Poll
Voting to make decisions or determine opinions
Story
Formatted Text with Embeds and Visuals
List
The Classic Internet Listicles
Countdown
The Classic Internet Countdowns
Open List
Submit your own item and vote up for the best submission
Ranked List
Upvote or downvote to decide the best list item
Meme
Upload your own images to make custom memes
Video
Youtube, Vimeo or Vine Embeds
Audio
Soundcloud or Mixcloud Embeds
Image
Photo or GIF
Gif
GIF format